Jurnal Tesis SIB Michael Dennis


Berisi jurnal dari tesis "“ANALISIS PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI / TEKNOLOGI DENGAN METODE WARD AND PEPPARD PADA PT GOS INDORAYA”

ABSTRAKSI Dennis, Michael, 92215064. “ANALISIS PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI / TEKNOLOGI DENGAN METODE WARD AND PEPPARD PADA PT GOS INDORAYA”

Thesis. Program Pascasarjana, Universitas Gunadarma, 2017. Kata Kunci: Sistem Informasi, Ward Dan Peppard, Outsourcing, karyawan

PT GOS INDORAYA adalah Perusahaan Outsourcing sebagai inti bisnis perusahaan tersebut dan memiliki unit jasa administrasi kekaryawanan, seleksi dan rekrutmen, assessment, pelatihan dan pengembangan kompetensi , karakter serta keterampilan, penempatan dan pengembangan karier yang strategis, dan lainnya yang terkait dengan pengelolaan human capita dan berpengalaman 20 tahun lebih di industry dan merupakan pilihan utama ketika membutuhkan Global Business Services dalam skala besar. PT GOS INDORAYA menangani lebih dari 15.000 karyawan outsourcing secara nasional, dengan masing-masing dan setiap fungsi menuntut perhatian khusus secara terperinci. Cabang dari PT GOS INDORAYA tersebar di lokasi bisnis paling strategis di Indonesia, dengan total 15 cabang dan menyediakan baik distribusi risiko dan perpanjangan dari jangkauan kepada pelanggan di mana pun mereka berada. Untuk

mempertahankan

bisnis

perusahaan

yang

telah

ada

dan

mengembangkannya maka diperlukan suatu model perencanaan strategi berbasis SI/TI menganalisa Maka dari itu, Penulis memutuskan untuk mengangkat penelitian dengan judul “Analisis Perencanaan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan Metode Ward And Peppard Pada PT GOS INDORAYA”.

i

Latar Belakang Persaingan di dunia bisnis antara perusahaan membuat perusahaan harus berkonsentrasi pada rangkaian proses atau aktivitas penciptaan produk dan jasa yang terkait dengan kompetensi utamanya. Dengan adanya konsentrasi terhadap kompetensi utama dari perusahaan, akan dihasilkan sejumlah produk dan jasa memiliki kualitas yang memiliki daya saing di pasaran. Dalam iklim perusahaan yang makin ketat, perusahaan berusaha untuk melakukan efesiensi biaya produksi (cost of production). Salah satu solusinya adalah dengan sistem outsourcing, dimana dengan sistem ini perusahaan dapat menghemat pengeluaran dalam membiayai sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di perusahaan bersangkutan[1]. Outsourcing (Alih Daya) diartikan sebagai pemindahan atau pendelegasian beberapa proses bisnis kepada suatu badan penyedia jasa, dimana badan penyedia jasa tersebut melakukan proses administrasi dan manajemen berdasarkan definisi serta kreteria yang telah disepakati oleh para pihak. Outsourcing (Alih Daya) dalam hukum ketenagakerjaan di Indonesia diartikan sebagai pemborongan pekerjaan dan penyediaan jasa tenaga kerja pengaturan hukum outsourcing (Alih Daya) di Indonesia diatur dalam Undang- Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 (pasal 64, 65 dan 66) dan Keputusan

Menteri

Tenaga

Kerja

dan

Transmigrasi

Republik

Indonesia

No.Kep.101/Men/VI/2004 Tahun 2004 tentang Tata Cara Perjanjian Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh dan Kepmenakertrans No. 220/Men/X/2004 tentang Syarat-syarat Penyerahan Sebagai Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan lain. 24 Pengaturan tentang outsourcing (Alih Daya) ini sendiri masih dianggap pemerintah kurang lengkap. Outsourcing atau alih daya merupakan proses pemindahan tanggung jawab tenaga kerja dari perusahaan induk keperusahaan lain diluar perusahaan induk. Perusahaan diluar perusahaan induk bias berupa vendor, koperasi ataupun instansi lain yang diatur dalam suatu kesepakatan tertentu. Outsourcing dalam regulasi ketenagakerjaan biasa hanya mencakup tenaga kerja pada proses pendukung (non core business unit) atau secara praktek semua lini kerja bias dialihkan sebagai unit outsourcing[1]. Pasal 1 angka (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mengartikan pekerja sebagai “setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain”. Sedangkan outsourcing merupakan suatu bentuk penyerahan sebagian pekerjaan dari perusahaan pemberi pekerjaan, ii

kepada

perusahaan

penerima

pemborongan

pekerjaan/perusahaan

penyedia

jasa/pekerja atau buruh secara tertulis. Pasal 1 ayat (2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP. 220/MEN/2007 tentang Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain, mengartikan pekerja/ buruh sebagai “setiap orang yang bekerja pada perusahaan penerima pemborongan pekerjaan dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain”. Dari pendefinisian pekerja dan outsourcing di atas, dapat diartikan bahwa pekerja outsourcing adalah setiap orang yang bekerja pada perusahaan penyedia tenaga outsourcing dengan menerima upah atau imbalan yang kemudian oleh perusahaan penyedia tenaga outsourcing tersebut dialihkan kepada perusahaan pemberi kerja dengan perjanjian tertulis. Pekerja outsourcing yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pekerja outsourcing dari PT Bravo Satria Perkasa. Ia sebagai perusahaan penyedia tenaga outsourcing untuk jenis pekerjaan security kemudian mengalihkan pekerja outsourcingnya ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Katamso Yogyakarta sebagai perusahaan pemberi kerja[2]. PT GOS INDORAYA adalah Perusahaan Outsourcing sebagai inti bisnis perusahaan tersebut dan memiliki unit jasa administrasi kekaryawanan, seleksi dan rekrutmen, assessment, pelatihan dan pengembangan kompetensi , karakter serta keterampilan, penempatan dan pengembangan karier yang strategis, dan lainnya yang terkait dengan pengelolaan human capita dan berpengalaman 20 tahun lebih di industry dan merupakan pilihan utama ketika membutuhkan Global Business Services dalam skala besar. PT GOS INDORAYA menangani lebih dari 15.000 karyawan outsourcing secara nasional, dengan masing-masing dan setiap fungsi menuntut perhatian khusus secara terperinci. Cabang dari PT GOS INDORAYA tersebar di lokasi bisnis paling strategis di Indonesia, dengan total 15 cabang dan menyediakan baik distribusi risiko dan perpanjangan dari jangkauan kepada pelanggan di mana pun mereka berada. Untuk

mempertahankan

bisnis

perusahaan

yang

telah

ada

dan

mengembangkannya maka diperlukan suatu model perencanaan strategi berbasis SI/TI menganalisa Maka dari itu, Penulis memutuskan untuk mengangkat penelitian dengan judul “Analisis Perencanaan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan Metode Ward And Peppard Pada PT GOS INDORAYA”.

iii

Identifikasi Masalah Melakukan identifikasi masalah pada PT GOS INDORAYA yakni berkaitan pada : Belum adanya suatu perencanaan strategi SI/TI ward dan peppard yang akan membantu perusahaan dalam penggambaran perencanaan strategi SI/TI yang lebih terdesain 1.

Belum adanya penggambaran model analisa CSF (Critical Success Factor) pada

perusahaan 2.

Belum adanya penggambaran model analisa Five Forces Model Porter pada

perusahaan 3.

Belum adanya penggambaran model analisa Value Chain

4.

Belum adanya penggambaran model analisa Mcfarlan Strategic Grid

iv

Rumusan Permasalahan Perumusan masalah yang dilakukan yakni dibatasi pada metode analisis Five Forces Model Porter Value Chain Pada PT GOS INDORAYA, McFarland’s Strategic Grid, Critical Success Factor dan perancangan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi dengan metode Ward And Peppard, dan metode PEST pada PT GOS INDORAYA

v

Batasan Masalah Batasan masalah yang dilakukan yakni : 1.

bagaimana Analisis Five Forces Model Porter Pada PT GOS INDORAYA ?

2.

bagaimana Analisis Value Chain Pada PT GOS INDORAYA ?

3.

bagaimana Analisis McFarland’s Strategic Grid Pada PT GOS INDORAYA ?

4.

bagaimana Analisis Critical Success Factor Pada PT GOS INDORAYA ?

5.

bagaimana Analisis Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan

Metode Ward And Peppard Pada PT GOS INDORAYA

vi

METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini berisikan kerangka pemikiran dan metode yang digunakan dalam penelitian berdasarkan literatur dan jurnal yang berhubungan dengan penerapan Penerapan Perencanaan Strategi Sistem Informasi Ward Dan Peppard pada PT GOS INDORAYA. Pembahasan mengenai kerangka pemikiran akan dijelaskan pada sub bab 1. 1.

Kerangka Pemikiran Perencanaan Strategi Sistem Informasi Ward Dan Peppard pada PT GOS

INDORAYA memerlukan tahapan-tahapan dalam implementasi. Mulai dari tahap analisa informasi sistem IT yaitu dengan melakukan pemrosesan dan melakukan pencarian yang nantinya dapat dirancang melalui portfolio aplikasi. Berikut ini merupakan kerangka pemikiran dari penelitian ini, sebagai berikut: Mulai

Observasi,

Implementasi Di PT GOS INDORAYA

Analisa Dan Pembahasan

Kesimpulan Dan Saran

Selesai

Gambar 3.1. Kerangka Pemikiran vii

2.

Tahapan Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasrkan literatur dan jurnal yang

berhubungan dengan penerapan strategi SI/TI Ward Dan Peppard. Adapun tahap pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi kasus. Pada metode penelitian berisi tahapan-tahapan, sebagai berikut:

Mulai

Studi Pustaka dan eksplorasi Tentang Strategi Ward And Peppard, CSF, Value Chain, McFarlan Strategic Grid, Five Forces Model Porter

Pengembangan Dan Implementasi Strategi Ward And Peppard, CSF, Value Chain, McFarlan Strategic Grid, Five Forces Model Porter

Analisa Hasil

Kesimpulan

Selesai

Gambar 3.2. Metode Penelitian A.

Studi Pustaka dan Eksplorasi Studi pustaka mencakup: 1. Kajian Metode Analisis Five Forces Model Porter 2. Kajian Metode Analisis Value Chain 3. Kajian Metode Analisis McFarland’s Strategic Grid 4. Kajian Metode Analisis Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan Metode Ward And Peppard

B.

Implementasi viii

Tahap ini mencakup: 1. Implementasi Perancangan Five Forces Model Porter Pada PT GOS INDORAYA 2. Implementasi Perancangan Value Chain Pada PT GOS INDORAYA 3. Implementasi Perancangan McFarland’s Strategic Grid Pada PT GOS INDORAYA 4. Implementasi Perancangan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan Metode Ward And Peppard Pada PT GOS INDORAYA C.

Analisa Hasil dan Kesimpulan Pada tahapan ini melakukan analisa hasil uji coba sehingga menghasilkan suatu kesimpulan apakah pola dan hasil implementasi telah menjawab persoalan yang ada dan memberikan hasil yang diharapkan. Pembahasan berikutnya adalah mengenai metode pengumpulan data terkait dengan penelitian. Metode pengumpulan data dan sumber data akan dijabarkan pada sub bab 3.3.

3.

Metode Pengumpulan Data dan Sumber Data Data Sekunder Data sekunder merupakan data pendukung terhadap penelitian yang dilakukan yang berupa data yang di dapat dari literatur yang berhubungan. Pada penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data yang bersifat kualitatif sebagai suatu perencanaan dan sebagai pelaksanaan pengumpulan data terkait yang berupa observasi dan dokumentasi. 1. Observasi Tujuan dari observasi adalah dengan mendeskripsikan objek yang diamati, tempat kegiatan orang-orang yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan hasil apa saja yang dapat diperoleh menurut pandangan perspektif dari pengamat. Pengamatan dapat diklasifikasikan berdasarkan pengamatan melalui cara berperan serta dan yang tidak berperan serta. Pembahasan berikutnya adalah metode evaluasi penelitian yang akan dijabarkan pada sub bab 3.4.

ix

4.

Metode Evaluasi Penelitian Metode Evaluasi Penelitian menggunakan cara kualitatif yang menekankan pada

analisis secara induktif sehingga data yang dikumpulkan bukan untuk mendukung atau menolak hipotesis yang diajukan sebelum penelitian dilakukan, tetapi data dikumpulkan dan dikelompokan dalam pola, tema atau kategori untuk selanjutnya ditarik suatu kesimpulan sementara dengan cermat dan hati-hati. Selanjutnya kesimpulan sementara dirumuskan secepatnya mungkin menjadi kesimpulan-kesimpulan yang kokoh, kuat dan mengandung makna sebelum data tersebut terhimpun. Kesimpulan tersebut bertujuan untuk menjawab pertanyaan pertanyaan penelitian serta dapat dijadikan sebagai temuan-temuan penelitian yang bermanfaat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara terus menerus selama pengumpulan data berlangusng sampai pada akhir penelitian ini dilakukan melalui empat kegiatan utama, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi.

x

KESIMPULAN Kesimpulan hasil penelitian ini adalah : 1. analisis Five Forces Model Porter dapat digunakan pada PT GOS INDORAYA, 2.

analisis Value Chain dapat digunakan pada PT GOS INDORAYA,

3.

analisis McFarland’s Strategic Grid dapat digunakan pada PT GOS INDORAYA,

4.

analisis Critical Success Factor dapat digunakan pada PT GOS INDORAYA, dan

5.

analisis Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Dengan Metode Ward

And Peppard dapat digunakan pada PT GOS INDORAYA

xi

Recommend Documents
With a tiny three month old son in rainbow tie-dye, the beer ... Meeting our son's half-sister is one of those moments. ... A slow, strange smile spread over the ...

The State Investment Board (SIB) is required to obtain a criminal history records check from both the Washington State Patrol and the Federal Bureau of Investigation (FBI) for specified board staff. RCW 43.33A.025 provides that the information receiv

The John Marshall Law School, Juris Doctor, 1980. • De Paul ... NASAA Series 65 - Uniform Investment Advisor Law Examination, 2012. Please refer to Part 2B ...

MASTER OF SCIENCE at the ... 1957 in partial fulfillment of the requirements for the degree of ..... *Unc, which rhymes with bunk, is an abbreviation for unit cost".

Hasbro Children's Hospital. Pamela High, M.D.. Lucile Packard Children's Hospital,. Heidi Feldman, M.D., Ph.D. Rainbow Babies and Children's Hospital,.

Aug 2015 – Feb 2016. A music school ... Planned and implemented online and offline marketing campaigns including Referral Program ... Trained staff on best enrollment and sales tactics ... Startup Institute, Fall 2016, Digital Marketing. SEO ...

Page 1. APPLICATION office use only. *PRENATAL APPLICATIONS ARE NOT ACCEPTED* Please submit your application only after your child is born.

DENNIS VILLAGE. EXIT 9. Bass. River. TO: YARMOUTH PORT AND. PARNASSUS. BOOK SERVICE. 220 RT 6A. TO: CAPE COD BEER. 1336 PHINNEY'S LANE. HYANNIS - 508-790-4200. 7.6 MILES. TO: DPM'S SURFSIDE GRILL. AT CORPORATION BEACH. 508-385-SURF. TO: CAPE COD. CUL

JURNAL- f. JLJL-. Vol. YY-. Published Monthly by the Three Boards. Bozirds ...... foreseen difficulty was min the way of Marks ren as well aas against the heathen ...... superID him with open arms. Hee establieed manual manual- tendent. IrjSi.

ZSM-5 yang mengandungi logam sebagai fungsi tambahan kepada fungsi asid ...... time (Wilhelm et al., 2001), using an alkali-promoted iron catalyst. Fuels.